WISUDA XXIII POLITEKNIK ASTRA: 65% LULUSAN BER-BEASISWA, HARD-SOFT SKILLS KOMPETITIF

BEKASI (02/11): bertempat di Ballroom Hotel Holiday Inn Cikarang, Kabupaten Bekasi, Politeknik Astra menyelenggarakan Wisuda ke XXIII. Ini adalah kali pertama Wisuda dilaksanakan secara luring, sejak pandemi COVID 19 melanda Indonesia. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Upacara Wisuda dipimpin oleh Erlan Krisnaring Cahyono, selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) dan dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi Wilayah III Kemendikbud-ristek, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwani, M.P., Direktur PT Astra International Tbk, Santosa, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Astra Bina Ilmu, Bapak Endro Wahyono, jajaran Eksekutif Astra, Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pengurus YABI, serta jajaran Manajemen Politeknik Astra dan Perwakilan rekanan dari Industri dan Perguruan tinggi serta undangan lainnya.

Wisuda ke XXIII Politeknik Astra diselenggarakan secara Luring di Ballroom Hotel Holiday Inn, Cikarang. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Erlan Krisnaring Cahyono (berdiri nomor 5 dari kanan), selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI). Didampingi jajaran rektorat dan Kepala Jurusan Politeknik Astra.

Sebanyak 206 orang lulusan tahun akademik 2021/2022 yang berasal dari 22 provinsi di seluruh Indonesia pada hari ini resmi dikukuhkan sebagai seorang Ahli Madya. Dari jumlah lulusan tersebut 65% menyelesaikan perkuliahan dengan bantuan beasiswa dari berbagai lembaga. Yayasan Astra Bina Ilmu memberikan Beasiswa Prestasi kepada 71 mahasiswa berupa pembebasan biaya kuliah dan uang saku.  Selain itu, sebanyak 6 mahasiswa menerima bantuan biaya pendidikan penuh dari PT Astra Agro Lestari, Tbk.; 15 mahasiswa menerima beasiswa Yayasan Astra Honda Motor; 8 mahasiswa mendapatkan beasiswa Yayasan Amaliyah Astra (Lazis); 29 mahasiswa mendapatkan beasiswa dari Yayasan Pelayanan Kasih A&A Rachmat melalui  PT. Dharma Polimetal dan PT. ADARO Indonesia, 3 mahasiswa mendapat beasiswa dari KIP dan 1 mahasiswa mendapat beasiswa UKT dari pemerintah.

Hal tersebut menjadi bentuk komitmen ASTRA melalui Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) untuk senantiasa aktif mengembangkan sumber daya manusia yang unggul lewat proses pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Astra, sejalan dengan Catur Dharma Astra “menjadi aset yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. “Politeknik Astra terus berusaha untuk menjadi institusi pendidikan vokasi terbaik di Indonesia serta mampu bersaing di Asia Tenggara.  YABI sebagai badan penyelenggara yang didukung oleh PT Astra International Tbk, terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi dan mengembangkan Politeknik Astra“ ungkap Erlan Krisnaring Cahyono, selaku Ketua Umum Pengurus YABI.

Prosesi pemindahan kuncir Wisudawan yang dilaksanakan oleh Direktur Politeknik Astra, Tony Harley SIlalahi (tengah) didampingi Tonny Pongoh (kanan), Wakil Direktur I Politeknik Astra. tahun ini Politeknik Astra meluluskan 206 wisudawan dimana 65% diantaranya menikmati manfaat Beasiswa baik dari ASTRA GROUP  maupun institusi non Astra juga dari pemerintah.

Komitmen Astra juga diwujudkan dalam implementasi Astra Dual System yang dilaksanakan oleh Politeknik Astra, dimana salah satunya dengan proses magang di Industri Astra yang terus dipertajam untuk mengasah profesionalitas mahasiswa untuk memberikan solusi teknologi bagi industri. Berbekal kompetensi teknikal dan softskill yang telah dibangun dalam 2 tahun pembelajaran, mahasiswa Politeknik Astra dituntut untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang nyata di industri tempat magang yang tahun ini tersebar di 34 perusahaan Astra Group, 2 UKM binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra, 2 Yayasan dan 2 perusahaan non Astra Group.

Tahun 2022 ini mahasiswa Politeknik Astra menghasilkan Net Quality Income yaitu efisensi yang dihasilkan dari implementasi proyek tugas akhir mahasiswa setara dengan 65 Milyar Rupiah dan telah diverifikasi oleh oleh Industri tempat magang, selain itu sekitar 70% proyek tugas akhir mahasiswa dapat dikategorikan memberikan solusi inovatif yang diaplikasikan di industri tempat magang. Bersamaan dengan hal tersebut beberapa prestasi mahasiswa Politeknik Astra mengukirkan pencapaian yang unggul khususnya di bidang start-up challenges yang meraih Top-3 Lomba Astranauts and Best  Start-up Choice 2022 dari Indosat Ooredoo.

Sisi softskill mahasiswa dalam 2 tahun terakhir ini telah menjadi proyek khusus dan strategis dalam pembentukan kompetensi mahasiswa. Politeknik Astra yakin bahwa softskill adalah faktor krusial sekaligus fundamental dalam pembentukan hardskill lulusan. Berbagai inisiatif yang dilakukan dengan penerapan 100 point softskill mahasiswa terbukti dapat mendorong pencapaian prestasi mahasiwa Politeknik Astra hingga level nasional bahkan internasional. ”Itu bukti implementasi Astra Dual System yang selama ini menjadi trade-mark Politeknik Astra harus terus berevolusi dan berubah mengikuti tren industri serta regulasi Pemerintah, dalam rangka menjalankan proses pendidikan yang link & match dengan kebutuhan industri,” ungkap Tony Silalahi dalam sambutannya. ”Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang digulirkan Kemdikbud-risetek RI menjadi inspirasi dalam pengembangan new Astra Dual System dalam menyelaraskan pembentukan kompetensi mahasiswa untuk mengecap pola, metode pembelajaran yang variatif namun tetap kontekstual dalam pembentukan kompetensi sesuai dengan marwah pendidikan vokasi” tutup Tony Silalahi.

Terpilih menjadi wisudawan terbaik dengan capaian IPK 3.91 diraih oleh Samodra (berdiri ditengah), Mahasiswa dari Program Studi Manajemen Informatika. Tampak Samodra berfoto didampingi keluarga dan didampingi oleh Erlan Krisnaring Cahyono (paling kanan), selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) dan Tony Harley Silalahi (paling kiri) selaku Direktur Politeknik Astra.

Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra melalui pesan yang disampaikan Direktur Astra, Santosa mengungkapkan kebanggaan kepada seluruh lulusan dan keluarga dan ucapan terimakasih kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan serta semua pihak yang membantu terselenggaranya Pendidikan vokasi ini menjadi semakin baik, “Kami berharap meskipun telah lulus, dimanapun mereka berada, para Wisudawan Wisudawati tetap melakukan continues learning dan continues improvement yang merupakan budaya dan ciri khas lulusan Politeknik Astra” pesan dari Djony Bunarto.

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah III menyampaikan pesan kepada lulusan, “kalian menyandang nama besar ASTRA, jadilah duta ASTRA terbaik sepanjang sejarah sesuai profesi masing-masing kelak. Dengan semua capaian kalian selama kuliah di Politeknik Astra berupa sertifikat level nasional, kalian harus rencanakan sejak saat ini hingga 10 tahun mendatang, prestasi atau kompetensi apa yang akan kalian gapai supaya karir pekerjaan kalian juga terus gemilang,” ungkap Paristiyanti Nurwani. “Sebab kesuksesan karir kalian akan dimulai saat kalian pulang dari wisuda hari ini,” tambahnya.

Transformasi Politeknik Astra

Politeknik Astra yang sebelumnya dikenal sebagai Politeknik Manufaktur Astra dan disingkat Polman Astra, telah resmi berubah nama menjadi Politeknik Astra sejak 21 April 2021 dan menggunakan singkatan baru untuk dapat dikenal oleh masyarakat dan stakeholders sebagai ”ASTRAtech”. Singkatan baru ini artikulasi pendek dari ASTRApolytechnic, menonjolkan kata ”Tech” sebagai kata kunci dari Misi Politeknik Astra, sekaligus fokus pengembangan human capital yang berorientasi kepada teknologi.

Seiring dengan hal tersebut, ASTRAtech tengah menyelesaikan pembangunan tahap akhir di Delta Silicon Cikarang yang berdiri di atas tanah seluas 5 Hektar dengan total luas bangunan sekitar 47.000 meter persegi, Politeknik Astra terus berbenah diri dengan bertransformasi menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang lebih unggul dalam memberikan kontribusi terbaik menjalankan Tri-Dharma perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kontribusi ini menjadi bagian dari agenda Nasional untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul bagi kemajuan Bangsa dan Negara.

Politeknik Astra terus membangun kapabilitas dan kapasitasnya untuk mampu mengembangkan dan menguasai teknologi terapan, yang terpatra dalam rencana strategis dan milestone institusi untuk mampu menjadi Technology Developer dan Technology Mastery, melalui program-program yang unggul guna mendukung goal Astra Pride of the Nation.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terbaru