Skip to main content

Politeknik Astra bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III DKI Jakarta (BJKW3_Jakarta) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kedua kalinya di Kampus Politeknik Astra Cikarang pada tanggal 13-15 September 2022. Bimtek ini merupakan rangkaian proses Sertifikasi bidang konstruksi bagi lulusan dan mahasiswa D3 Politeknik Astra dari program studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG). Program ini adalah inisiatif dari UPT Teknik Sipil dan menjadi bagian dari implementasi MoU Politeknik Astra dengan BJKW_3 Jakarta.

Tony Harley Silalahi (berdiri menghadap ke kamera), Direktur Politeknik Astra memberikan pengarahan dalam Bimtek Sertifikasi bidang Konstruksi yang diselenggarakan di kampus Politeknik Astra Cikarang pada tanggal 13-15 September 2022. Terdapat 101 peserta yang hadir baik secara offline maupun online.

“Sertifikasi yg akan diterima mahasiswa nantinya dikeluarkan oleh LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi), dengan Level 5 sesuai SKKNI atau dalam sertifikasi ini nantinya disebut Sertifikat Keterampilan (SKT) yang memang digunakan untuk lulusan SMA/SMK dan D3” ungkap M.H.Sukantara, Kepala UPT Sipil dan Infrastuktur. “Diharapkan dengan sertifikasi ini bisa menambah keunggulan lulusan TKBG dengan sertifikat kompetensi di bidang konstruksi yang diakui dan sangat berguna bagi lulusan Teknik sipil saat akan masuk kedunia kerja” tutup Sukantara. BJKW_3 merupakan Balai milik Departemen Pekerjaan Umum RI. Politeknik Astra sebagai mitra dari BJKW3_Jakarta saat ini memiliki 4 pengajar aktif yang tersertifikasi untuk memberikan pembekalan teknis guna persiapan sertifikasi bidang konstruksi tersebut.

Sambutan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah III DKI Jakarta, Departemen Pekerjaan Umum RI yang diwakili oleh Yohannes Christian Sitompul, ST., MPSDA, (tampil di layar) Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha. Kegiatan Bimtek ini juga mendapatkan supervisi langsung dari BJKW3_Jakarta.

Bimbingan Teknis dilaksanakan selama 3 hari diisi dengan rangkaian pembekalan bagi para peserta terkait kompetensi dan pengetahuan yang tidak mereka dapatkan saat menjalani kuliah formal. “Ketika terjun ke dunia kerja yang sangat dinamis, perlu bagi mahasiswa untuk membekali diri dengan beberapa materi tambahan yang sifatnya teknis dilapangan, Adapun beberapa materi tambahan diantaranya terkait dengan hukum perundang-undangan konstruksi, konstruksi pre-tension baik untuk bangunan gedung ataupun jembatan, hingga manajemen konstruksi berdasarkan PMBOK” ungkap Gita Zakiah Putri, Sekretaris Program Studi TKBG yang juga bertindak sebagai pemateri dalam Bimtek tersebut. Acara dilaksanakan secara hybrid sehingga teman-teman Acset yang berada diproyek pun bisa ikut serta dalam kegiatan pembekalan ini.

Dalam setiap sessinya Bimtek ini akan dilakukan Tes yang nantinya akan menentukan apakah peserta layak atau tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya. “pada tahun ini jumlah peserta meningkat menjadi 115 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 45 orang. Hanya saja berdasarkan Verifikasi data hanya 101 peserta yang memenuhi. Para peserta adalah alumni dan mahasiswa aktif Program studi TKBG”, tutur Cintri Anjani, dosen dari Prodi TKBG yang didapuk menjadi ketua panitia penyelenggaraan Bimtek ini. “Bimtek ini juga mendapatkan supervisi langsung dari BJKW3_Jakarta, sehingga prosesnya tetap valid dan terpercaya” tutup Cintri. Selanjutnya bagi peserta yang lolos dari tes Bimtek akan disaring Kembali melalui tahap assessment sertifikasi yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober atau November mendatang.