Tim DIGVISION ASTRAtech berhasil meraih predikat Best Finalist Idea Track Astranauts 2026 yang diumumkan pada 28 Juli 2026 dalam rangkaian Astra Conference di Menara Astra, Jakarta. Pencapaian ini diraih setelah DIGVISION terpilih menjadi salah satu dari 36 tim terbaik dari sekitar 6.000 pitch deck yang mengikuti kompetisi.
DIGVISION merupakan inovasi lima mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Alat Berat ASTRAtech, yaitu Joenathan Shevchenko, Muhammad Afrizal S.R., Reno Candra Romadhan, Hanif Maulidan Ihsani, dan Bimbi Dharmawan. Mengikuti kategori Idea Track KPP Mining, tim mengangkat gagasan “Tantangan Produktivitas dalam Optimalisasi Payload Hauler HD 785” sebagai respons terhadap tantangan underload dan overload dalam operasional pertambangan.
Melalui DIGVISION, tim mengembangkan konsep sistem digital yang memanfaatkan YOLO AI untuk mendeteksi proses loading, serta teknologi LoRa dan GPS untuk mendukung pemantauan payload dan cycle time secara lebih aktual. Informasi tersebut kemudian ditampilkan melalui dashboard untuk membantu operasional mengambil keputusan berbasis data.
Sebelum mencapai final, tim mengikuti sesi mentoring dan menyempurnakan konsep dengan memperkuat business value serta menyederhanakan penyampaian teknologi agar lebih mudah dipahami. Pada 27 Juli 2026, DIGVISION mempresentasikan inovasinya di Menara Astra melalui Hanif Maulidan Ihsani dan Muhammad Afrizal S.R.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa ASTRAtech mampu mengembangkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri. Ke depan, DIGVISION masih akan dikembangkan melalui validasi data, penyempurnaan model deteksi, pengembangan prototipe, serta pengujian dalam kondisi operasional pertambangan.










