ASTRAtech Luluskan 12 Profesional Berkualifikasi Meister Jerman, Perkuat Talenta Industri Berstandar Global

Cikarang (24/4) – Politeknik Astra (ASTRAtech) menggelar seremoni kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch ke-6 di kampus ASTRAtech di Kawasan Industri Delta Silicon II Cikarang, Jawa Barat.

Turut hadir dalam seremoni partner ASTRAtech dari Jerman secara daring Bundesinnungsverband (BIV)untuk Batch ke-6, Joachim Syha. Hadir di tempat acara Chief of Meister Examination Board –Automotive Meister– Handswerkskammer (HWK) Koblenz, Stefan Odenthal serta  Chief of Meister Examination Board  sekaligus  Head of Motor Vehicle Department – HWK Koblenz, Mario Monschauer, Direktur Perkumpulan Indonesia-Jerman (AHK Indonesia/EKONID), Monika Erath, Sekretaris YABI, Dana Yasa, beberapa pimpinan dan perwakilan perusahaan Grup Astra, Direktur ASTRAtech Henri Paul serta manajemen ASTRAtech.

Bachelor Professional di bidang Automotive Mechatronics merupakan program sertifikasi level internasional unggulan ASTRAtech sejak tahun 2019, dan merupakan sertifikasi kompetensi otomotif setara kualifikasi Meister di Jerman. Program dikembangkan oleh Yayasan Astra – YABI melalui ASTRAtech bersama beberapa institusi Jerman sebagai upaya untuk mengembangan SDM sales serta after-sales/maintenance otomotif dengan kualifikasi standar global, untuk meningkatkan daya saing industri. Pada batch ke-6 ini, ASTRAtech bekerjasama dengan AHK Indonesia/EKONID, HWK, dan BIV.

Batch ke-6 meluluskan 12 peserta yang merupakan profesional dari Grup Astra antara lain: Toyota Sales Operation, Daihatsu Sales Operation, BMW Sales Operation, Isuzu Sales Operation, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Kalimantan Prima Persada, dan ASTRAtech.

Direktur ASTRAtech, Henri Paul memberikan sambutan pada seremoni kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch ke-6

Direktur ASTRAtech, Henri Paul menuturkan bahwa ASTRAtech terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan industri. “Sejalan dengan hal tersebut, sistem penilaian dalam program ini dirancang untuk mengukur kesiapan peserta secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, evaluasi dilakukan untuk memastikan kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan nyata di berbagai fungsi bisnis purna jual. Untuk menjaga kualitas dan relevansi, proses asesmen melibatkan para penguji yang merupakan alumni Bachelor Professional Automotive Mechatronics dengan pengalaman industri langsung, khususnya di lingkungan Astra Sales Operation seperti BMW, Toyota Auto2000, dan Astra Daihatsu.”, sambung Henri.

Chief of Meister Examination Board – Automotive Meister – HWK Koblenz, Stefan Odenthal memberikan sambutan pada seremoni kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch ke-6

Chief of Meister Examination Board – Automotive Meister – HWK Koblenz, Stefan Odenthal, mengapresiasi bahwa ASTRAtech semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi dengan kualitas tinggi, khususnya di bidang teknik otomotif. Dengan reputasi yang diakui secara internasional, ASTRAtech tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk profesional yang bertanggung jawab, berkomitmen, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masa depan industri mobilitas. Keunggulan tersebut tercermin dari capaian para lulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch ke-6 yang menunjukkan performa luar biasa. Hal ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara ASTRAtech dan Chamber of Crafts Koblenz (Jerman) yang menjadi fondasi penting dalam menjaga standar kualitas program.

Operation Support and Development Division Head Isuzu Sales Operation, Sendi Darma Subekti, menegaskan pentingnya kesiapan industri dalam menghadapi transformasi yang semakin dinamis, khususnya di sektor otomotif. “Industri otomotif saat ini bergerak sangat cepat, dimana ekspektasi pelanggan terus meningkat, persaingan semakin ketat, dan teknologi berkembang secara signifikan. Oleh karena itu, kesuksesan tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh keunggulan layanan, daya tanggap, serta kemampuan memberikan solusi nyata kepada pelanggan,” ujar Sendi dalam sambutannya. Ia juga menekankan bahwa peran layanan purna jual menjadi semakin strategis dalam menjaga kepercayaan pelanggan dan keberlanjutan bisnis. “Pelanggan saat ini tidak hanya membutuhkan layanan perbaikan, tetapi solusi menyeluruh yang memastikan kesiapan operasional, efisiensi biaya, serta pelayanan yang cepat dan profesional,” tambahnya.

Salah satu perwakilan peserta batch 6 dari Daihatsu Sales Operation, Kasmadi, menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman pembelajaran yang bersifat transformasional. “Wawasan serta pengalaman praktis yang kami peroleh tidak hanya membentuk kompetensi profesional, tetapi juga karakter dan cara pandang dalam menghadapi tantangan,” ujarnya. Menurutnya, kontribusi program ini tidak hanya berdampak bagi individu, tetapi juga membuka peluang untuk memberikan nilai tambah di industri masing-masing. Menutup pernyataannya, Kasmadi menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi nyata. Ia berharap seluruh lulusan dapat membawa nilai dan pembelajaran yang diperoleh untuk menghadapi tantangan ke depan serta berkontribusi bagi masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terbaru