3 Tenaga Pendidik ASTRAtech Jalani Sertifikasi Internasional Kendaraan Energi Alternatif di Jerman

ASTRAtech terus memperkuat kompetensi tenaga pendidik sebagai upaya menjawab perkembangan teknologi di industri otomotif, khususnya pada sektor kendaraan dengan energi alternatif, termasuk kendaraan listrik dan hybrid. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi 3 tenaga pendidik ASTRAtech dalam program sertifikasi internasional Automotive High Voltage Level 2S dan Level 3S di Jerman.

Program sertifikasi ini membekali peserta dengan kompetensi khusus dalam menangani sistem tegangan tinggi pada kendaraan berenergi alternatif. Level 2S berfokus pada pekerjaan pada kendaraan yang telah berada dalam kondisi bebas tegangan tinggi, sementara Level 3S memberikan kompetensi lanjutan untuk bekerja pada kendaraan yang masih memiliki tegangan tinggi secara aktif.

Selama berada di Jerman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi bersama tim Handwerkskammer (HWK) Jerman, yang membahas pengembangan kompetensi pendidikan vokasi serta standar keahlian di bidang otomotif. Pertemuan tersebut turut melibatkan sejumlah perwakilan dari institusi Jerman, di antaranya mantan perwakilan EKONID (Kamar Dagang dan Industri Jerman–Indonesia), Hardy Hoffmann; mantan Penasihat Teknis ZDK (German Association of the Automotive Industry), Joachim Syha; Kepala Dewan Ujian Meister – Automotive Meister di HWK, Stefan Odenthal; serta Kepala Dewan Ujian Meister sekaligus Kepala Departemen Kendaraan Bermotor di HWK, Mario Monschauer.

Dalam pelaksanaan sertifikasi, Dosen Prodi D3 Mesin Otomotif ASTRAtech, Elroy F.K.P Tarigan, berhasil meraih sertifikasi Automotive High Voltage Level 3S dengan pendampingan pengajar Daniel Schmidt dan Sven Bierefeld. Sementara itu, Dosen Produ D3 Mesin Otomotif lainnya, Andreas Edi, bersama Instruktur Meister, Surya Agus Wardana, berhasil menyelesaikan dan lulus sertifikasi Automotive High Voltage Level 2S dengan pendampingan pengajar Daniel Schmidt.

Keikutsertaan tenaga pendidik ASTRAtech dalam sertifikasi internasional ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran di kampus tetap selaras dengan perkembangan teknologi industri global. Melalui kompetensi terbaru yang diperoleh, para pengajar diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi kendaraan berenergi alternatif kepada mahasiswa secara lebih komprehensif, untuk pengembangan kompetensi mahasiswa.

Melalui program ini, ASTRAtech semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi industri serta berkomitmen mencetak lulusan yang siap menghadapi transformasi industri otomotif menuju era mobilitas berkelanjutan.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terbaru